IDXChannel - Indikator ketakutan Wall Street melonjak dan para pedagang bergegas melakukan lindung nilai saat perdagangan terkait AI ambruk pada hari Kamis waktu setempat (5/11/2026).
Aksi ini membuat pasar terpuruk. Kerugian besar pada saham-saham yang terkait dengan chip dan pusat data menyeret turun indeks-indeks saham utama akibat kekhawatiran bahwa kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) dapat menghambat belanja di sektor AI.
Aksi jual besar-besaran tersebut mendorong para pedagang ritel untuk melepas saham senilai lebih dari USD1 miliar dan memicu aktivitas lindung nilai yang masif di pasar opsi saham, seiring para investor bersiap menghadapi pelemahan lebih lanjut.
Indikator kecemasan pasar yang paling diawasi di Wall Street, Cboe Volatility Index (VIX), mencatat lonjakan intraday terbesar dalam lebih dari 18 bulan.
“Hari ini pasar benar-benar terguncang,” kata Penasihat kekayaan senior dan manajer portofolio di Ballast Rock Private Wealth di Charleston, Jim Carroll dilansir dari Reuters, Jumat (6/11/2026).
Para analis mengatakan, sebagian besar aksi jual tersebut mungkin mencerminkan pelepasan posisi setelah reli tajam pada sesi sebelumnya dan perdagangan AI yang ramai yang telah menggerakkan pasar selama berbulan-bulan, serta upaya investor untuk mengurangi risiko menjelang aksi jual yang didorong oleh volatilitas yang diperkirakan akan dilakukan oleh berbagai dana dan strategi investasi.