IDXChannel - Wall Street ditutup dengan kenaikan tajam usai kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS), Rabu waktu setempat (4/11/2026).
Hal ini meredakan ketidakpastian politik dan meningkatkan risiko, meskipun saham perusahaan pusat data turun akibat kekhawatiran akan regulasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih ketat.
Di antara raksasa-raksasa AI, Microsoft (MSFT.O) naik 6,7 persen, Amazon.com (AMZN.O), naik 6,1 persen, Alphabet (GOOGL.O) naik 3,2 persen, dan Meta Platforms (META.O) naik 1,4 persen.
Saham operator pusat data anjlok, dengan Hut 8 (HUT.O) turun 23 persen, IREN (IREN.O) turun 11 persen, Core Scientific (CORZ.O) turun 10 persen, dan Applied Digital (APLD.O), turun 6,7 persen.
Indeks Philadelphia SE Semiconductor (.SOX) menyentuh level terendah dalam enam bulan terakhir, turun 3,1 persen.
Nasdaq-100 (.NDX) yang didominasi saham teknologi, mengonfirmasi pada hari Senin bahwa indeks tersebut sedang mengalami koreksi teknis.
S&P 500 (.SPX) naik 119,7 poin, atau 1,6 persen, ditutup di 7.688,62 poin, sementara Indeks Komposit Nasdaq (.IXIC) naik 364,50 poin, atau 1,4 persen, menjadi 25.736,51. Indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 1.569,40 poin, atau 3 persen, menjadi 53.356,12.