Performa saham-saham AI terpecah. Saham perusahaan-perusahaan raksasa AI yang memiliki kas melimpah naik, sementara produsen chip dan operator pusat data mengalami penurunan setelah Partai Demokrat meraih kemenangan di negara bagian.
Pergerakan ini mencerminkan ekspektasi bahwa perlambatan dalam perluasan infrastruktur AI dapat meringankan tekanan likuiditas pada perusahaan teknologi, sekaligus memberikan tekanan pada operator dan pemasok yang pertumbuhannya bergantung pada pembangunan infrastruktur yang cepat.
(Nur Ichsan Yuniarto)