Harga pelaksanaan ditetapkan Rp108 per saham, sehingga potensi dana yang dihimpun mencapai Rp1,27 triliun.
Setiap pemegang 100 saham lama berhak memperoleh 260 HMETD, dengan setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru.
Harga pelaksanaan tersebut sekitar 73 persen di bawah harga saham CBRE di level Rp398 pada perdagangan intraday Kamis (5/11).
Artinya, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 72,22 persen.
Namun, sebagian besar aksi korporasi ini dirancang melalui konversi utang menjadi saham, bukan setoran dana tunai.