Pemegang saham juga menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan finansial.
Rights Issue Rp1,27 Triliun Masih Diproses
Di tengah kondisi tersebut, CBRE masih mengupayakan rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I dengan nilai maksimal Rp1,27 triliun.
Dalam keterbukaan informasi pada 30 Oktober 2026, perseroan menyatakan proses PMHMETD masih berjalan dan tengah melengkapi sejumlah persyaratan serta dokumen yang diminta OJK sebagai bagian dari evaluasi dan proses pernyataan pendaftaran.
“Saat ini, Perseroan sedang dalam proses pemenuhan dan penyempurnaan atas sejumlah persyaratan serta dokumen yang diminta oleh OJK sebagai bagian dari tahapan evaluasi dan proses pernyataan pendaftaran PMHMETD,” tulis manajemen.
Perseroan belum mengungkapkan jadwal pelaksanaan rights issue. CBRE menyatakan akan menyampaikan perkembangan material melalui keterbukaan informasi kepada publik.
Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan pada 1 September 2026, CBRE berencana menerbitkan maksimal 11,80 miliar saham baru atau setara 72,22 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.