IDXChannel - Industri pertambangan menghadapi biaya energi besar akibat ketergantungan pada bahan bakar diesel.
Fluktuasi harga bahan bakar, kompleksitas distribusi ke lokasi tambang, hingga kepastian pasokan menjadi faktor yang memengaruhi struktur biaya dan produktivitas operasional perusahaan tambang.
Tantangan tersebut semakin besar bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah terpencil dengan akses distribusi bahan bakar terbatas. Kondisi ini membuat industri pertambangan perlu mencari alternatif energi yang lebih efisien dan andal untuk menjaga keberlangsungan operasional.
Salah satu alternatif yang mulai dikembangkan adalah elektrifikasi melalui pemanfaatan energi terbarukan, sistem penyimpanan baterai, dan kendaraan listrik. Teknologi tersebut dinilai dapat membantu perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap diesel sekaligus mengoptimalkan biaya energi.
Director of Mobility SUN Karina Darmawan menuturkan, elektrifikasi kini bukan lagi sekadar strategi keberlanjutan, melainkan keputusan bisnis untuk memperkuat efisiensi dan daya saing industri pertambangan.