IDXChannel—Indonesia mendorong penguatan digitalisasi pembayaran lintas batas dan pemanfaatan transaksi dengan mata uang lokal masing-masing di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri pada sesi exchange of views dalam Pertemuan The 42nd COMCEC Ministerial Session di Istanbul, Turki, Senin (2/11/2026).
Sesi pertukaran pandangan tersebut membahas tema “Developing Effective Trade Financing Tools for Increasing Exports in the OIC Member Countries.” Pada pertemuan ini, Roro juga menegaskan komitmen Indonesia untuk penyediaan akses pembiayaan perdagangan (trade finance) yang inklusif, andal, dan efisien bagi sektor UMKM.
“Untuk mengatasi tantangan likuiditas dan kelangkaan dolar AS yang terjadi di beberapa negara anggota, Indonesia mendorong penggunaan transaksi dengan mata uang lokal atau LCT. Hal ini akan mendukung terciptanya perdagangan yang efisien dan berketahanan di Kawasan OKI,” kata Roro (4/11/2026).
Seiring dengan meningkatnya perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce) antarnegara, Indonesia memandang pentingnya sistem pembayaran digital yang aman, nyaman, dan saling terhubung menggunakan sistem pembayaran berbasis QR Code.