IDXChannel - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, menaikkan target prapenjualan (marketing sales) 2026 menjadi Rp2,95 triliun dari sebelumnya Rp2,08 triliun. Revisi tersebut setara dengan kenaikan sekitar 42 persen dari target awal tahun, seiring prospek permintaan lahan industri, terutama untuk segmen pusat data (data center).
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto, mengatakan revisi target tersebut dilakukan setelah perseroan mengevaluasi perkembangan penjualan lahan industri dan prospek permintaan hingga melewati semester I 2026. Perseroan juga mempertimbangkan potensi dari sejumlah calon konsumen yang masuk dalam daftar prospek penjualan (pipeline).
Menurut Tondy, peningkatan target prapenjualan mencerminkan optimisme perseroan terhadap permintaan lahan industri, yang selama ini menjadi kontributor utama bisnis DMAS. Segmen pusat data menjadi salah satu pendorong utama seiring kebutuhan terhadap kawasan industri yang didukung fasilitas dan infrastruktur memadai.
“Kenaikan target prapenjualan 2026 ini mencerminkan tingkat kepercayaan diri kami sehubungan adanya fasilitas dan infrastruktur kelas dunia yang kami tawarkan sehingga meningkatnya permintaan lahan industri, khususnya pada segmen data center,” ujar Tondy dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).
DMAS optimistis target prapenjualan yang telah direvisi tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun. Perseroan menilai prospek penjualan lahan industri masih kuat, terutama dengan adanya permintaan dari pelaku usaha yang membutuhkan lokasi dan infrastruktur untuk menunjang kegiatan operasional mereka.