Kondisi tersebut mendorong margin bruto, operasional, dan EBITDA DEWA masing-masing mencapai 22,3 persen, 16 persen, dan 33 persen pada kuartal III-2026.
Kinerja turut terbantu oleh curah hujan yang lebih rendah serta efisiensi penggunaan bahan bakar.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, laba bersih DEWA melonjak 114,5 persen secara tahunan menjadi Rp513 miliar.
Angka tersebut termasuk keuntungan nilai wajar sebesar Rp229 miliar yang dibukukan pada kuartal II-2026.
Sementara itu, EBITDA meningkat 30,7 persen menjadi Rp1,56 triliun dengan pendapatan yang tumbuh 10 persen.