IDXChannel - Tujuh kapal tanker minyak terbakar atau rusak di Selat Hormuz dalam sehari setelah dihantam oleh Iran atau menabrak ranjau laut.
Dilansir dari AP pada Jumat (23/10/2026), hal itu disampaikan media yang mengutip Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
IRGC juga mengancam akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Washington terus membantu memandu kapal komersial melalui selat tersebut.
Bulan ini, setidaknya 28 kapal diserang di Selat Hormuz, level tertinggi sejak Maret
Kapal tanker minyak masih mengangkut minyak melalui selat tersebut di bawah perlindungan militer AS meskipun terjadi peningkatan serangan baru-baru ini, menurut perusahaan data dan analisis perkapalan Lloyd’s List Intelligence.