Rasio modal turun cukup signifikan pada semester I 2026. Rasio Tier 1 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 199 basis poin menjadi 20,4 persen, sementara rasio common equity tier 1 (CET1) BMRI turun 180 basis poin menjadi 16,4 persen dan BBNI turun 270 basis poin menjadi 15,5 persen.
UOB Kay Hian memperkirakan sebagian penurunan tersebut dapat dipulihkan melalui laba pada semester II-2026, mengingat rasio semester I telah memperhitungkan pembayaran dividen 2025.
Namun, jika pertumbuhan kredit terus melampaui kemampuan bank menghasilkan modal secara internal, bank perlu menahan porsi laba yang lebih besar.
BBRI sebelumnya telah mengarahkan penurunan dividend payout ratio (DPR), sementara BBNI memperkirakan mempertahankan DPR 2026 sekitar 65 persen sebelum berpotensi menurunkannya pada tahun berikutnya.
KopDes Tambah Ketidakpastian
Di sisi lain, program Koperasi Desa Merah Putih (KopDes) menjadi sumber ketidakpastian tambahan bagi bank BUMN.