Secara industri, pemerintah saat ini menempatkan sekitar Rp299 triliun SAL di sistem perbankan, setara dengan sekitar 2,9 persen dari total dana pihak ketiga (DPK).
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp200 triliun diperkirakan tetap berada di perbankan hingga Juli 2027 berdasarkan pengumuman terbaru Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Berdasarkan diskusi kami dengan BBNI, saldo SAL di atas Rp200 triliun yang ingin dipertahankan pemerintah diperkirakan akan ditarik secara bertahap sepanjang kuartal IV-2026. Bank BUMN lainnya kemungkinan akan mengalami pola yang serupa.
Pada BBNI, sekitar Rp40,6 triliun dari saldo SAL Rp95,6 triliun per akhir Agustus diperkirakan ditarik, sehingga tersisa penempatan awal sekitar Rp55 triliun pada akhir tahun.
Sementara itu, BMRI telah mengalami penarikan sekitar Rp19 triliun dari saldo SAL Rp104 triliun per akhir Agustus.