"Kami melihat potensi besar pada tata kelola aset tambang ini dan berkomitmen membawa keahlian teknologi serta manajemen kami untuk mengoptimalkan efisiensi produksi," katanya, Senin (12/10/2026).
Sebelumnya, BIKE melalui PNE juga mengakuisisi PT Berau Usaha Mandiri, perusahaan batu bara di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kaltim. Perusahaan itu memiliki area tambang 500 ha.
Cadangan terbukti dari tambang tersebut mencapai 22 juta ton batu bara. Dari cadangan ini, BIKE menargetkan produksi antara 1,5-2,5 juta ton batu bara.
"Akuisisi ini menjadi bagian dari strategi transformasi dan diversifikasi usaha BIKE di sektor energi," katanya.
Saham BIKE terus menguat di tengah proses akuisisi sejalan dengan rencana diversifikasi usaha. Harga saham BIKE hingga siang ini menyentuh batas auto reject atas (ARA) setelah naik 25 persen ke Rp2.670. Dalam tiga bulan terakhir, harga saham BIKE melejit 420 persen.
(Rahmat Fiansyah)