DJP mengidentifikasi sejumlah sektor usaha yang mencatatkan tren pertumbuhan positif hingga akhir kuartal III-2026 untuk dioptimalkan penerimaannya. Sektor-sektor tersebut meliputi industri pengolahan, perdagangan, pertambangan, transportasi dan pergudangan, hingga jasa perusahaan.
Secara spesifik, penggalian potensi difokuskan pada lini perdagangan elektronik (e-commerce), niaga bahan bakar minyak (BBM), industri logam dasar, olahan minyak sawit mentah (CPO), serta ekstraksi minyak dan gas bumi (migas).
"Lalu di sektor jasa perusahaan, di aktivitas konsultasi manajemen, dan juga sedikit ada mobilitas yang terkait dengan penerimaan di sektor transportasi dan pergudangan, serta konstruksi dan real estate," ucap Bimo. (Wahyu Dwi Anggoro)