sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenkes: Gangguan Jiwa Posisi 3 Besar Penyebab Beban Kesehatan Remaja hingga Dewasa

News editor Niko Prayoga
11/10/2026 15:42 WIB
Kesehatan jiwa yang kuat merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Kemenkes: Gangguan Jiwa Posisi 3 Besar Penyebab Beban Kesehatan Remaja hingga Dewasa. (Foto: Istimewa)
Kemenkes: Gangguan Jiwa Posisi 3 Besar Penyebab Beban Kesehatan Remaja hingga Dewasa. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa gangguan jiwa kini menempati posisi tiga besar sebagai penyebab beban kesehatan pada kelompok usia remaja hingga dewasa di Indonesia. 

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menekankan bahwa kesehatan jiwa yang kuat merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Apalagi, jika kondisi itu didapati pada kalangan remaja bahkan dewasa. Menurutnya, itu harus menjadi perhatian bersama, termasuk orang tua serta keluarga. 

"Di situlah inklusivitas dimulai. Jadi perhatian orang tua dan keluarga untuk anak-anak yang mengalami gangguan emosional dan kesulitan membaca, itu menjadi penting untuk didekati. Ingat sekali lagi, untuk anak-anak yang mengalami ADHD, disleksia, bahwa kesulitan yang mereka hadapi pada hari ini tidak menentukan masa depannya,” kata Dante dalam sambutannya saat membuka sesi Talk Show Festival Suara Jiwa: Ruang Cerita, Aksi dan Perubahan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Dia menegaskan bahwa masalah kesehatan jiwa atau kesehatan mental kini tidak lagi dipandang sebagai isu yang terpinggirkan, melainkan telah menjadi fokus utama pemerintah. Ada dua kategori kelainan atau gangguan jiwa yang perlu dipahami, neurosis dan psikosis. 

“Neurosis itu kelompok gangguan jiwa yang depresi, cemas, dan sebagainya. Jadi tadi harus dimasukkan depresi itu bagian dari kelainan jiwa. Lainnya adalah psikosis, psikosis itu ODGJ yang kita kenal dengan ODGJ, itu juga masalah kesehatan jiwa. Memang masalah kesehatan jiwa ini menjadi sangat penting,” tegas dia.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement