"Dengan demikian, untuk produksi beras ya, sepanjang Januari sampai dengan Desember 2026 diperkirakan mencapai 33,11 juta ton, atau mengalami penurunan sebesar 1,59 juta ton atau menurun 4,57 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025," kata Ateng.
Mengenai sebaran sentra panen, BPS mencatat bahwa potensi panen sepanjang Oktober hingga Desember 2026 sebagian besar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Di Pulau Sumatera, konsentrasi panen berada di Sumatera Utara, Lampung, Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan, disusul Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah di Pulau Sulawesi, Kalimantan Selatan di Pulau Kalimantan, serta Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat di Kepulauan Nusa Tenggara.
Pada tingkat kabupaten dan kota, potensi panen padi yang relatif besar terpusat di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi, dan Cirebon.
Daerah lainnya mencakup Sragen dan Pemalang di Jawa Tengah. Ngawi, Banyuwangi, Ponorogo, Jember, dan Lumajang di Jawa Timur. Selain itu, ada Tulang Bawang dan Aceh Utara di Sumatera, serta Pinrang, Banggai, Luwu, dan Konawe di Sulawesi.
(Febrina Ratna Iskana)