sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPS Catat Produksi Beras Turun Tajam hingga18,25 Persen di Tengah Klaim Swasembada

Economics editor Rohman Wibowo
02/11/2026 17:25 WIB
BPS mencatat penurunan tajam pada produksi beras konsumsi masyarakat di September 2026. Angka realisasi hanya mencapai 2,81 juta ton, anjlok 18,25 persen.
BPS Catat Produksi Beras Turun Tajam hingga18,25 Persen di Tengah Klaim Swasembada. (Foto: iNews Media Group)
BPS Catat Produksi Beras Turun Tajam hingga18,25 Persen di Tengah Klaim Swasembada. (Foto: iNews Media Group)

Adapun penurunan volume panen tidak hanya terjadi secara bulanan, melainkan juga menekan akumulasi pasokan beras nasional sepanjang sembilan bulan pertama tahun berjalan. BPS mencatat pelemahan produksi gabah kering giling turut menyeret estimasi total beras yang dihasilkan sejak awal tahun.

"Produksi beras pada kondisi Januari sampai dengan September 2026 diperkirakan mencapai 28,10 juta ton, atau turun sebesar 2,12 persen dibandingkan dengan periode yang sama di t2025," jelas Ateng.

Kelesuan pasokan beras diperkirakan masih berlanjut hingga pengujung tahun seiring menyusutnya estimasi panen pada kuartal keempat. BPS memproyeksikan perolehan panen pada tiga bulan terakhir tahun ini akan mengalami kontraksi

"Sementara itu, untuk potensi produksi beras sepanjang Oktober sampai dengan Desember tahun 2026 diperkirakan sebesar 5,01 juta ton, atau mengalami penurunan sebanyak 0,98 juta ton atau menurun 16,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya," tutur Ateng.

Akumulasi perlambatan panen sejak awal tahun hingga proyeksi akhir tahun berdampak pada total pasokan beras nasional pada 2026. BPS memastikan neraca produksi beras konsumsi tahun ini berada di bawah pencapaian tahun sebelumnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement