IDXChannel - Pemerintah akan mengalihkan jalur ekspor komoditas sumber daya alam untuk tidak lagi transit di Singapura yang selama ini menjadi hub perdagangan internasional. Ekspor komoditas dari Indonesia ditargetkan langsung menuju negara tujuan tanpa harus transit di negara tersebut.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan salah satu pengalihan rute pengiriman itu misalnya untuk komoditas batu bara. Selama ini, ada sekitar 50-60 juta ton batu bara yang di ekspor dari Indonesia transit ke Singapura terlebih dahulu.
"Yang lewat sana itu (Singapura), batu bara mungkin sekitar 50-60 juta ton. Kan tidak ada batu bara di sana (Singapura). Tidak mungkin juga kalau misalnya dari sana ke China atau ke mana gitu, pasti (batu bara) dari kita," kata Tri saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (2/11/2026).
Ditemui secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan perubahan jalur ekspor SDA akan didukung kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI). Perusahaan yang berada di bawah naungan Danantara ini akan menjalankan tugas ekspor yang akan dikirim langsung ke negara tujuan tanpa melakukan transit.
"Kita dengan DSI koordinasi bagus, kita akan lewat satu pintu lewat DSI, dan tidak perlu lagi lewat transit-transit di mana, bisa langsung ke negara tujuan," kata Bahlil saat ditemui usai acara Minerba Convex 2026 di JIExpo Kemayoran.