sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun

Banking editor Rohman Wibowo
25/09/2026 14:49 WIB
OJK mengingatkan industri dana pensiun untuk segera merespons pergeseran demografi menuju era penuaan populasi serta melimpahnya angkatan kerja nasional.
OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

Kondisi tersebut dianggap Kiki kian krusial mengingat rasio penggantian penghasilan pensiunan di Indonesia saat ini masih bertengger di kisaran 15 hingga 20 persen. Angka ini masih jauh di bawah standar Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) sebesar 40 persen, yang menandakan manfaat pencairan pensiun yang diterima pekerja belum memadai untuk mempertahankan standar kelayakan hidup pascakerja.

Menghadapi celah tersebut, regulator menetapkan agenda ganda bagi industri, yakni menggenjot perluasan kepesertaan sekaligus meningkatkan kecukupan manfaat demi menjaga kesehatan finansial kemandirian, dan martabat masyarakat di masa senja.

Upaya meningkatkan taraf hidup masa tua masyarakat menuntut perubahan mendasar pada strategi literasi dan edukasi perencanaan keuangan di tanah air. OJK mendorong pelaku industri berkaca pada pengalaman organisasi regulator global agar sosialisasi proteksi hari tua dimulai sedini mungkin sejak awal karier pekerja.

"Melalui keaktifan OJK di forum regulator dunia, banyak negara anggota menerapkan sosialisasi dana pensiun tepat pada hari pertama seseorang masuk kerja, bahkan sejak bangku kuliah. Kita harus mencontoh praktik tersebut bahwa persiapan masa pensiun semakin dini semakin baik, agar agenda perluasan kepesertaan dan penguatan manfaat mampu menjaga financial health masyarakat di usia lanjut," urai Kiki. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement