sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun

Banking editor Rohman Wibowo
25/09/2026 14:49 WIB
OJK mengingatkan industri dana pensiun untuk segera merespons pergeseran demografi menuju era penuaan populasi serta melimpahnya angkatan kerja nasional.
OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
OJK Sebut Fenomena Aging Population dan Angkatan Kerja Masif Jadi Peluang Industri Dana Pensiun. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

Di sisi lain, lanjut Friderica, Indonesia memiliki dividen demografi dengan 68,94 persen penduduk usia produktif, yang menjadi jendela kesempatan sangat penting untuk mendorong mereka mempersiapkan pensiun sejak dini sebelum tekanan demografi semakin besar.

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu memaparkan kinerja industri dana pensiun sebenarnya menunjukkan lintasan pertumbuhan yang konsisten. Jumlah peserta program tercatat naik dari 27,27 juta orang pada 2022 menjadi 30,67 juta orang per Juli 2026, dengan total akumulasi aset mencapai sekitar Rp1.699 triliun.

Meski pertumbuhan nilai aset dan jumlah kepesertaan terus mendaki, cakupan proteksi hari tua nyatanya masih sangat minim jika dikomparasikan dengan skala angkatan kerja Indonesia yang telah melampaui 150 juta jiwa. 

Lebarnya jarak penetrasi tersebut dinilai menjadi sinyal pasar yang sangat menjanjikan bagi pelaku industri untuk melipatgandakan portofolio nasabah baru.

"Kalau kita lihat persentasenya dibanding jumlah angkatan kerja yang saat ini sudah lebih dari 150 juta orang, porsinya masih sangat kecil. Ruang pertumbuhannya masih sangat luas, sehingga industri ini menyimpan potensi bisnis luar biasa besar yang bisa digarap bersama," kata Kiki.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement