sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bertemu Kementerian Ekraf, Kemenhaj Jajaki Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Syariah editor Kunthi Fahmar Sandy
05/11/2026 16:01 WIB
Penyelenggaraan ibadah haji memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Bertemu Kementerian Ekraf, Kemenhaj Jajaki Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah (FOTO:Dok Laman Kemenhaj)
Bertemu Kementerian Ekraf, Kemenhaj Jajaki Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah (FOTO:Dok Laman Kemenhaj)

IDXChannel - Potensi ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah menjadi salah satu agenda yang dibahas Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, bersama Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dalam pertemuan di ruang kerja Menteri Haji dan Umrah, Senin (2/11/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah, termasuk memperluas keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam berbagai sektor usaha yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Menhaj menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat. 

Karena itu, pengembangan sektor ini perlu diarahkan tidak hanya pada aspek pelayanan jamaah, tetapi juga pada terciptanya aktivitas ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami terus mendorong penguatan potensi ekonomi sektor haji agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional. Penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan pelayanan jamaah, tetapi juga memiliki peluang besar dalam membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Menhaj dikutip Kamis (5/11/2026).

Salah satu upaya yang didorong adalah penguatan Expo UMKM Ekosistem Ekonomi Haji. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan kemitraan, sekaligus membuka peluang pasar dari kebutuhan penyelenggaraan haji dan umrah.

Menhaj menilai, keterlibatan UMKM perlu terus diperluas agar potensi ekonomi yang selama ini berkembang dalam sektor haji dan umrah dapat turut menggerakkan usaha masyarakat dan industri dalam negeri.

“Melalui Expo UMKM Ekosistem Ekonomi Haji, 

kita berupaya membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mengambil peran strategis dalam rantai ekonomi haji dan umrah. Dengan demikian, potensi ekonomi yang ada dapat dioptimalkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Dalam audiensi, Menhaj didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi.

Sinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif diharapkan dapat memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM agar semakin terhubung dengan kebutuhan serta peluang usaha dalam ekosistem haji dan umrah.

Dengan potensi pasar yang luas, pengembangan ekonomi haji dan umrah diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi produk dan pelaku usaha Indonesia untuk berkembang.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement