Yudi mengatakan, misi yang sedang diusahakan adalah membuat ikan lebih diminati generasi muda. Menurutnya, penyajian ikan seperti digoreng atau dibakar, dinilai kurang menarik bagi kalangan muda.
Salah satu pendekatan yang didorong adalah pengembangan olahan ikan yang lebih variatif. Yudi mencontohkan ikan patin yang diolah menjadi fish and chips bisa lebih menarik bagi anak muda dibandingkan dengan jika hanya disajikan sebagai ikan goreng atau ikan bakar.
Selain meningkatkan konsumsi, pengembangan produk olahan juga dapat membuka peluang bagi komoditas perikanan lokal untuk memiliki nilai tambah.
Indonesia sendiri memiliki beragam jenis ikan khas daerah yang masih perlu lebih banyak diperkenalkan kepada masyarakat.
Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional (BGN), Lili Khamiliyah, mengatakan BGN mendukung peningkatan pemanfaatan ikan dalam program MBG melalui penguatan kapasitas pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).