Dari sisi kinerja emiten, musim laporan keuangan kuartal III-2026 berlangsung positif. Data LSEG menunjukkan 200 perusahaan dalam indeks S&P 500 telah merilis laporan keuangan, dengan 84 persen di antaranya mencatatkan laba di atas estimasi konsensus analis. Analis memperkirakan pertumbuhan laba agregat emiten S&P 500 mencapai 31,8 persen secara tahunan, meningkat dari perkiraan 30,6 persen pada 1 Oktober 2026.
Saham sektor semikonduktor turut menopang penguatan pasar. Indeks Philadelphia SE Semiconductor mencatat kenaikan harian keempat berturut-turut, pulih dari tekanan sebelumnya akibat kekhawatiran terhadap besarnya belanja investasi perusahaan teknologi berskala besar untuk infrastruktur AI.
Saham Micron Technology melonjak setelah pesaingnya dari Korea Selatan, SK Hynix, melaporkan kenaikan laba kuartalan lebih dari tujuh kali lipat. Saham SK Hynix yang diperdagangkan di AS juga ditutup menguat tajam. Detrick mengatakan investor kini lebih memperhatikan keberlanjutan belanja AI dibandingkan keputusan suku bunga The Fed.
Indeks S&P 500 ditutup naik 21,77 poin atau 0,28 persen ke level 7.744,37. Nasdaq Composite menguat 72,04 oin atau 0,27 persen ke posisi 26.459,85 sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 102,05 poin atau 0,19 persen menjadi 52.479,62.
Harga minyak mentah AS juga naik setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang kilang di Arab Saudi, menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi. Kenaikan harga minyak menjadi perhatian investor karena berpotensi meningkatkan biaya ekonomi dan menambah tekanan inflasi.
(Rahmat Fiansyah)