BRI Danareksa memperkirakan AMMN berpotensi menerima inflow sekitar USD43 juta, disusul BRMS sebesar USD37 juta dan ARCI sekitar USD3 juta. Di sisi lain, EMAS diperkirakan menghadapi outflow USD18 juta, sedangkan PSAB sekitar USD0,2 juta.
Tekanan terhadap EMAS terlihat jelas pada perdagangan pagi ini. Saham tersebut sempat berada di level Rp7.500, sementara AMMN justru menguat 1,03 persen ke Rp4.920 per unit setelah menyentuh Rp5.025.
Kenaikan AMMN terjadi ketika IHSG melemah tajam lebih dari 1 persen pada awal perdagangan, melanjutkan tren penurunan selama empat hari beruntun.
Penguatan AMMN kemudian terpangkas dari level tertinggi harian seiring aksi ambil untung di tengah tekanan pasar secara luas.
BRMS juga masih menguat 3,70 persen ke Rp700 per unit. Namun, penguatan saham tersebut turut tertahan oleh pelemahan IHSG.