IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (3/11/2026), turun tipis 4 poin atau sekitar 0,02 persen ke level 18.160 per USD.
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni ada laporan bahwa AS telah menyerang Pulau Qeshm milik Iran. Beberapa pejabat tersebut menjelaskan bahwa serangan itu bersifat defensif, bertujuan untuk mencegah Iran memiliki keleluasaan dalam menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
“Pada hari Senin, Trump melontarkan keraguan mengenai apakah ia akan benar-benar melanjutkan ancaman serangan militer terhadap Iran, seraya menambahkan bahwa kesepakatan dengan Teheran mungkin saja tercapai,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Sementara itu, komunikasi antara Iran dan AS untuk mengakhiri perang masih terus berlanjut. Pernyataan ini muncul setelah serangkaian pembicaraan antara Iran dan pihak penengah dari Qatar berakhir dengan usulan yang telah diubah, namun belum menghasilkan terobosan berarti.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei telah memberikan wewenang tertentu kepada pemerintah untuk melakukan pembicaraan damai.