IDXChannel—Indonesia memiliki kekayaan alam yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi bahan baku obat tradisional dan produk kesehatan. Namun, potensi ekonomi dari kekayaan tersebut dinilai masih belum tergarap secara maksimal.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyebut potensi ekonomi sektor obat tradisional, obat bahan alam, dan suplemen kesehatan Indonesia diperkirakan mencapai Rp340 triliun.
Angka itu jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai yang saat ini tercatat masih berada di kisaran Rp6 triliun. Taruna mengatakan, perkiraan potensi tersebut mengacu pada nilai ekonomi global di sektor wellness, bahan alami, dan suplemen kesehatan yang mencapai sekitar USD606 miliar.
Jika melihat besarnya peluang tersebut, Indonesia dinilai memiliki kesempatan untuk mengambil peran lebih besar di pasar dunia.
“Potensi kita itu kurang lebih USD20 miliar. Kalau dirupiahkan sekitar Rp340 triliun,” ujar Taruna dalam Capacity Building and Workshop on Risk-Based Sampling (RBS) for Post-Market Control of Traditional Medicines and Health Supplements di Kantor BPOM, Jakarta, Selasa (3/11/2026).