IDXChannel – Harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) kembali melemah pada perdagangan Selasa (3/11/2026), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut.
Tekanan datang dari kekhawatiran meningkatnya persediaan, sementara pelaku pasar mencermati pergerakan harga minyak kedelai dan minyak mentah sebagai petunjuk arah selanjutnya.
Kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Januari di Bursa Malaysia Derivatives turun 1,18 persen menjadi 4.594 ringgit per ton pada pukul 15.33 WIB.
Trader dari perusahaan perdagangan berbasis di Kuala Lumpur, Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, mengatakan kontrak berjangka CPO masih bergerak hati-hati dan cenderung melemah. Kekhawatiran terhadap tingginya persediaan terus membatasi potensi kenaikan harga.
"Kami memperkirakan harga bergerak dalam kisaran terbatas pada perdagangan sore, dengan area penopang di sekitar 4.600 ringgit dan resistensi di 4.800 ringgit. Pelaku pasar masih memantau harga minyak kedelai dan minyak mentah untuk menentukan arah selanjutnya," ujarnya, seperti dikutip Reuters.