Kendati demikian, tingkat keberhasilan bauran intervensi bank sentral sangat bergantung pada seberapa kuat gempuran sentimen global serta kecepatan pemulihan kepercayaan pemodal. Kebutuhan mempertahankan daya tarik imbal hasil aset domestik membuka peluang penyesuaian suku bunga acuan dalam waktu dekat.
"Kenaikan suku bunga acuan berpotensi menjadi opsi Bank Indonesia untuk menjaga daya tarik aset rupiah, dengan peluang mengerek bunga ke level 6 persen pada pertemuan Oktober ini. Sementara itu, untuk rentang pergerakan sepanjang pekan ini mata uang rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.200 per dolar AS," tutur Ibrahim.