sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Perbankan Diskon Besar di Tengah Tekanan MSCI, Waktunya Beli?

Market news editor Rahmat Fiansyah
20/10/2026 06:00 WIB
Saham perbankan mengalami tekanan jual tajam setelah MSCI membuka konsultasi terkait rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia ke Standalone Market.
Saham perbankan mengalami tekanan jual tajam setelah MSCI membuka konsultasi terkait rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia. (Foto: iNews Media Group)
Saham perbankan mengalami tekanan jual tajam setelah MSCI membuka konsultasi terkait rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Saham perbankan Indonesia mengalami tekanan jual tajam setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi terkait rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Langkah tersebut memicu kekhawatiran terhadap arus dana asing, meskipun fundamental perbankan dinilai masih relatif terjaga.

Pada perdagangan Jumat (16/10/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada pembukaan pasar dan ditutup melemah 11,6 persen ke level 5.185, terendah dalam enam tahun terakhir dan sekitar 40 persen di bawah rekor tertinggi pada Januari 2026 di level 9.174. IHSG pun kembali turun 3,9 persen ke 4.984,5 pada hari ini.

Saham-saham bank berkapitalisasi besar memimpin pelemahan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyentuh batas penurunan harian sebesar 15 persen. Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 13 persen.

"Tekanan terhadap saham perbankan lebih disebabkan oleh arus dana investor dan risiko perubahan klasifikasi indeks, bukan penurunan fundamental bisnis perbankan. Namun, tekanan tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga semester I-2027 seiring panjangnya proses pengambilan keputusan MSCI," kata Analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Nataniella Eva Kezia dalam catatan risetnya, Senin (19/10/2026).

MSCI membuka periode konsultasi hingga 30 April 2027, dengan keputusan akhir dijadwalkan pada 30 Juni 2027. Apabila Indonesia benar-benar diturunkan menjadi pasar mandiri atau Standalone Market, dana investasi yang menggunakan indeks pasar berkembang sebagai acuan berpotensi melepas kepemilikan saham Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement