sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ramai-Ramai Buyback Saham di Tengah Gejolak Standalone MSCI

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
20/10/2026 12:10 WIB
Sejumlah emiten ramai-ramai mengumumkan dan melanjutkan program pembelian kembali saham (buyback) di tengah gejolak pasar modal Indonesia.
Ramai-Ramai Buyback Saham di Tengah Gejolak Standalone MSCI. (Foto: Magnific)
Ramai-Ramai Buyback Saham di Tengah Gejolak Standalone MSCI. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Sejumlah emiten ramai-ramai mengumumkan dan melanjutkan program pembelian kembali saham (buyback) di tengah gejolak pasar modal Indonesia akibat ancaman penurunan status dari Emerging Market menjadi Standalone Market oleh MSCI.

Aksi korporasi tersebut melibatkan sejumlah emiten dari berbagai sektor, mulai dari grup konglomerasi Prajogo Pangestu, Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), hingga PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA).

Emiten lain, seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), juga memiliki program buyback yang telah disetujui atau sedang dijalankan.

Langkah tersebut menjadi salah satu upaya emiten untuk mendukung stabilisasi harga saham sekaligus menunjukkan keyakinan terhadap fundamental perusahaan ketika pasar saham domestik menghadapi tekanan besar.

Pada Senin (19/10/2026), empat emiten Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan rencana buyback dengan total alokasi dana maksimal Rp3,5 triliun.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8
Advertisement
Advertisement