Sejalan dengan itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyiapkan dua kebijakan baru sebagai bagian dari respons terhadap evaluasi MSCI.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, bursa akan mengeluarkan seluruh saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan bobot IHSG.
BEI juga akan menambahkan informasi mengenai status afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen dalam publikasi data kepemilikan saham.
Langkah ini ditujukan untuk memperjelas struktur kepemilikan dan membantu investor mengidentifikasi hubungan antar-pemegang saham.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu perkembangan yang perlu dicermati setelah BEI dan MSCI menggelar pertemuan virtual pada Senin (19/10).