Data Bahana menunjukkan tren tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, sehingga pembekuan MSCI lebih tepat dilihat sebagai faktor yang memperberat tantangan penyerapan dalam jangka pendek.
Demutualisasi Jadi Bagian Reformasi Struktural
Di tengah persoalan tersebut, demutualisasi BEI menjadi agenda reformasi yang lebih bersifat struktural.
Analis Bahana Sekuritas Raja Abdalla mengatakan demutualisasi BEI berpotensi menjadi langkah besar berikutnya dalam reformasi pasar modal Indonesia dan diperkirakan dapat berlangsung dalam 6-12 bulan ke depan.
Dalam proses tersebut, BEI diperkirakan dapat melepas saham minoritas hingga 40 persen. Danantara berpotensi mengambil peran utama dalam konsorsium pembeli bersama institusi strategis lainnya, termasuk Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan.
Raja menilai struktur konsorsium memungkinkan kepemilikan saham BEI didistribusikan kepada sejumlah institusi, terutama setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas kepemilikan maksimal 5 persen untuk satu entitas.