IDXChannel - Cadangan devisa China turun tajam menjadi USD3,4 triliun atau sekitar Rp60.700 triliun pada September 2026.
Jumlahbya berkurang sebesar USD38 miliar (Rp680 triliun) atau 1,11 persen, lebih besar dari ekspektasi pasar.
Baca Juga:
Dilansir dari Big Go Finance pada Kamis (8/10/2026), penurunan ini disebabkan menguatnya indeks dolar Amerika Serikat (AS) dan melemahnya harga aset keuangan global.
Pada saat yang sama, Bank Sentral China terus meningkatkan kepemilikan emasnya untuk bulan ke-23 berturut-turut.
Cadangan emas China bertambah menjadi 77,47 juta ons pada akhir September. Jumlahnya telah meningkat selama 23 bulan secara berturut-turut.