IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Selasa (3/11/2026) pagi, setelah menguat sehari sebelumnya.
Tekanan terhadap pasar masih berlanjut di tengah kekhawatiran investor atas pengumuman MSCI pada pertengahan Oktober lalu terkait potensi perubahan status Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.25 WIB, IHSG turun 1,23 persen ke level 5.034,13. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,17 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 8,30 miliar saham.
Tekanan pasar terlihat dari pergerakan mayoritas saham. Sebanyak 507 saham melemah, sementara 179 saham menguat dan 277 saham lainnya bergerak stagnan.
Dalam sepekan terakhir, IHSG telah terkoreksi 6,31 persen. Sementara secara bulanan, indeks masih tertekan hingga 16,66 persen.