Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas mencatat indikator Relative Strength Index (RSI) IHSG berada di level 29,67 atau sudah memasuki area oversold.
Meski demikian, posisi indeks yang masih jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 hari (MA-200) di level 6.846 menunjukkan tren utama pasar masih berada dalam tekanan bearish.
Untuk perdagangan jangka pendek, area 5.027-4.962 menjadi rentang support yang perlu dipertahankan. Jika mampu bertahan di atas area tersebut, peluang rebound masih terbuka. Namun, IHSG perlu menembus resistance 5.170 untuk memperkuat sinyal pemulihan.
Di pasar valuta asing, rupiah turut bergerak melemah.
Hingga pukul 10.20 WIB, mata uang Garuda terkoreksi 0,06 persen ke level Rp18.146 per dolar AS. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.