Dana hasil PMHMETD I, setelah dikurangi biaya emisi, direncanakan untuk belanja modal bagi pengembangan usaha yang sejalan dengan kegiatan perseroan, pengurangan sebagian utang terutama utang bank, dan modal kerja.
Manajemen EPAC berharap tambahan modal kerja diharapkan mendukung pengadaan bahan baku, proses produksi kemasan plastik fleksibel, pemenuhan pesanan pelanggan, serta distribusi.
Selain itu, perseroan juga merencanakan buyback sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dengan anggaran maksimal Rp20 miliar termasuk biaya transaksi.
Buyback direncanakan berlangsung secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, dengan mempertimbangkan ketersediaan dana dan kebutuhan operasional perseroan.