Sementara itu, laba bersih setelah pajak tercatat sebesar USD161 juta, meningkat 21,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Hendra Soetjipto mengatakan, BREN mempertahankan kinerja pembangkitan listrik yang stabil di seluruh aset panas bumi serta melanjutkan sejumlah inisiatif peningkatan kapasitas pembangkit energi terbarukan.
Terbaru, BREN menyelesaikan proyek retrofit Darajat Unit 3 pada Oktober 2026. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas pembangkit dari sebelumnya 122 megawatt (MW) menjadi 130,55 MW.
Dengan penambahan kapasitas tersebut, total kapasitas terpasang panas bumi BREN meningkat menjadi 935,55 MW, semakin mendekati target kapasitas panas bumi sebesar 1 gigawatt (GW). Sebelumnya, perseroan juga telah menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada awal 2026.
"Perseroan akan terus berfokus pada keunggulan operasional, pengembangan proyek-proyek ekspansi, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," tuturnya.