IDXChannel - Pengelola jaringan Hypermart, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatatkan rugi periode berjalan sebesar Rp93,2 miliar pada sembilan bulan pertama 2026.
Kerugian tersebut membengkak 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp87,8 miliar.
Perseroan masih membukukan kenaikan pendapatan 3,2 persen menjadi Rp5,77 triliun dari sebelumnya RP5,5 triliun hingga kuartal III-2025. Laba bruto perseroan juga meningkat 1,9 persen menjadi Rp1,02 triliun.
"Seiring dengan perluasan portofolio usaha, prioritas kami tetap pada penguatan kinerja operasional dan peningkatan produktivitas di setiap lini bisnis," ujar CEO MPPA Adrian Suherman dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (29/10/2026).
Namun demikian, pertumbuhan penjualan belum mampu mengangkat kinerja operasional perseroan. MPPA mencatatkan rugi usaha sebesar Rp33,3 miliar, berbalik dari laba usaha Rp8,8 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.