Artinya, separuh bobot indeks terkonsentrasi pada hanya 13 emiten, dengan kelompok perbankan dan saham-saham yang terafiliasi konglomerasi menjadi kontributor utamanya.
Sinar Mas
Dari Grup Sinar Mas, keluarnya DSSA dari pembobotan indeks beriringan dengan kenaikan bobot PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA). Bobot saham ini meningkat dari 2,9 persen menjadi 3,6 persen, sehingga posisinya naik dari peringkat kedelapan menjadi keenam dalam IHSG.
Kapitalisasi pasar SMMA yang diperhitungkan dalam indeks mencapai Rp61,85 triliun. Dengan bobot baru tersebut, SMMA menjadi salah satu saham konglomerasi dengan pengaruh terbesar terhadap pergerakan IHSG.
Selain DSSA, Sinar Mas juga memiliki sejumlah saham yang masuk daftar HSC, seperti SMAR, GEMS, LIFE, dan MORA. Namun, SMMA tidak termasuk di dalamnya.
Kendati demikian, besarnya bobot SMMA perlu dibaca bersama likuiditas sahamnya. Berdasarkan data perdagangan, free float SMMA tercatat 47,24 persen.