Menurut pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), BREN dan DSSA masuk daftar HSC pada 2 April 2026, disusul DCII dan BYAN pada 14 Juli 2026.
Konsentrasi IHSG Meningkat
Konsentrasi bobot IHSG juga semakin besar pada lima saham teratas.
Berdasarkan proyeksi BRI Danareksa, bobot gabungan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) meningkat dari sekitar 30,8 persen menjadi 34,9 persen.
BBCA dan BBRI kini sama-sama mencapai batas maksimal bobot saham dalam IHSG, yakni 9 persen. Bobot BBCA turun tipis dari 9,1 persen, sedangkan BBRI meningkat dari 8,2 persen.
BMRI juga naik dari 5,9 persen menjadi 7,4 persen, ASII dari 3,9 persen menjadi 4,9 persen, dan TLKM dari 3,6 persen menjadi 4,6 persen.
Jika digabungkan dengan delapan saham afiliasi konglomerasi tersebut, bobot 13 saham itu mencapai sekitar 50,1 persen dari IHSG.