“Bursa Efek Indonesia senantiasa berkomitmen untuk mendampingi perusahaan sejak tahap awal melalui edukasi dan pembinaan hingga siap naik kelas dan memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya,” ujarnya.
Jeffrey menegaskan, upaya pengembangan pasar modal tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), tetapi juga pada kualitas perusahaan yang tercatat di bursa.
“Fokus kami bukan hanya sekadar meningkatkan jumlah IPO, tetapi melahirkan perusahaan publik dengan fundamental kuat, tata kelola yang baik, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata dia.
Melalui kajian insentif perpajakan dan pendampingan perusahaan, BEI berharap semakin banyak perusahaan nasional yang mampu memperluas skala usaha dan meningkatkan daya saing hingga ke pasar internasional.
Jeffrey juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan akses pasar modal guna memperkuat kesiapan perusahaan dan mendorong pertumbuhan bisnis, dari skala lokal hingga mampu bersaing di tingkat nasional dan global.
(Shifa Nurhaliza Putri)