Kondisi likuiditas dan permodalan berada di tingkat aman, ditunjukkan oleh Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 78,65 persen, Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 707,4 persen, Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 167,59 persen, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) yang tebal di level 42,35 persen.
Bagus menegaskan bahwa Bank Raya akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, profitabilitas, kualitas aset, dan ketahanan permodalan.
"Kami meyakini bahwa penguatan ekosistem digital yang disertai dengan pengelolaan risiko secara prudent merupakan fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan dukungan BRI Group dan pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, kami optimistis dapat terus memperluas akses layanan keuangan digital di Indonesia,” pungkasnya.
(Rahmat Fiansyah)