IDXChannel - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), anak usaha digital BRI Group, membukukan laba bersih sebesar Rp21 miliar pada kuartal III-2026. Capaian ini melengkapi perolehan laba bersih perseroan yang tercatat sebesar Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan bahwa keberhasilan mencatatkan profitabilitas pada sembilan bulan pertama tahun ini didorong oleh upaya berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem bisnis digital, meningkatkan kualitas layanan, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian.
"Kami terus mengoptimalkan Aplikasi Raya sebagai kanal utama layanan perbankan digital yang dapat memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi nasabah. Ke depan, Bank Raya akan terus memperkuat inovasi dan memperluas akses keuangan digital guna mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan," kata Bagus dalam keterangan resminya, Jumat (30/10/2026).
Perolehan laba bersih perseroan ditopang oleh pertumbuhan dana tabungan digital (Digital Saving) Bank Raya yang melonjak 35,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) mencapai Rp2,4 triliun. Sejalan dengan itu, frekuensi transaksi melalui Aplikasi Raya melesat 44,7 persen yoy hingga menembus 4,9 juta transaksi.
Pertumbuhan simpanan digital mendorong porsi dana murah (Current Account Saving Account/CASA) Bank Raya meningkat signifikan ke level 35,83 persen, dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar 29,78 persen.