"Sehingga sekarang lebih tertib, pakai sertifikat, ada yang ditutup SPPG yang enggak benar ditutup. Tapi ada juga yang dibuka lagi," ujarnya.
Penertiban tata kelola ini dinilai krusial agar program MBG berjalan efektif sesuai dengan misi utamanya, yakni memenuhan kecukupan gizi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.
Pemerintah juga memahami BGN saat ini masih terus melakukan evaluasi serta perbaikan sistem secara menyeluruh di tingkat lapangan.
Suahasil menegaskan, Kementerian Keuangan siap menyesuaikan alokasi anggaran dengan kebutuhan operasional program BGN ke depan.
"Saya memahami bahwa teman-teman di BGN terus mencari upaya perbaikan terus, ini bagus. Sehingga nanti anggarannya ngikut, anggarannya menyesuaikan berapa yang nanti diperlukan, kita akan sediakan," ujar Suahasil.
(Dhera Arizona)