Untuk itu, terbitnya Perpres Nomor 82/2026 akan ditindakkanjuti dengan perjanjian kerja sama (PKS) antara Agrinas dengan penyedia barang, seperti Bulog dan Pertamina Patra Niaga. PKS ini untuk memastikan distribusi barang akan dilakukan secara berkesinambungan.
"Dan kemudian setelah itu nanti kita ada launching. Semua pihak saya lihat tadi sudah siap, baik harga maupun sistem pendistribusian," katanya.
Seiring dengan terbitnya Perpres Nomor 82/2026, surat keputusan (SK) pengangkatan para manajer Kopdes Merah Putih juga telah terbit hari ini. Sistem penggajian para manajer juga sudah ditetapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Karena itu saya meminta Kementerian Koperasi bersama Agrinas memastikan KDKMP yang sudah siap diaktifkan untuk segera beroperasi. Baik Bulog, Pertamina, termasuk Patra Niaga, Pupuk Indonesia, ID FOOD, dan pihak terkait harus memastikan bahwa alokasi pasokan, mekanisme pemesanan dan pembayaran, pengiriman, serta keberlanjutan stok," ujar dia.
(NIA DEVIYANA)