sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PLN Targetkan 199 Desa di Papua Dapatkan Akses Listrik hingga 2027

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
07/11/2026 00:02 WIB
PLN menargetkan setidaknya 199 desa di Papua mendapatkan akses listrik hingga 2027 mendatang. Sepanjang 2026, sudah ada 128 desa yang dipasang listrik.
PLN Targetkan 199 Desa di Papua Dapatkan Akses Listrik hingga 2027. (Foto: iNews Media Group)
PLN Targetkan 199 Desa di Papua Dapatkan Akses Listrik hingga 2027. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT PLN (Persero) menargetkan setidaknya 199 desa di Papua mendapatkan akses listrik hingga 2027 mendatang. Sepanjang 2026, sudah ada 128 desa yang dipasang listrik melalui program Listrik Desa (Lisdes), mencakup desa di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.

Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar mengatakan, untuk mendukung pemerataan akses listrik tersebut, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 742,58 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 286,71 kms dan gardu distribusi dengan total kapasitas 7.450 kilovolt ampere (kVA) sepanjang Tahun 2026. 

Ia mengatakan perluasan akses listrik di Tanah Papua membutuhkan pendekatan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan aksesibilitas setiap wilayah. Tantangan medan, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta jarak antarpemukiman menjadi pertimbangan dalam menentukan pola pembangunan dan penyediaan listrik.

"Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi masing-masing wilayah, termasuk melalui pengembangan jaringan distribusi maupun pemanfaatan potensi energi setempat," ujar Suroso dalam keterangan resminya, Jumat (6/11/2026).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menambahkan, tantangan geografis dan aksesibilitas menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan program Lisdes.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement