IDXChannel - Ekonomi Jepang diperkirakan hanya tumbuh tipis pada Juli–September 2026, terbebani perlambatan konsumsi swasta dan ekspor.
Dilansir dari Investing pada Jumat (6/11/2026), data produk domestik bruto (PDB) menjadi salah satu acuan kebijakan suku bunga Bank Sentral Jepang (BOJ).
Menurut 16 ekonom yang disurvei Reuters produk domestik bruto (PDB) riil diperkirakan tumbuh 0,3 persen pada kuartal lalu.
Angka tersebut lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 1,4 persen pada periode April–Juni, namun merupakan pertumbuhan selama empat kuartal berturut-turut.
Tanpa penyesuaian tahunan, tingkat pertumbuhan untuk periode Juli–September diperkirakan sebesar 0,1 persen.