Pertumbuhan ekonomi akan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh BOJ dalam memutuskan apakah akan kembali menaikkan suku bunga. Banyak analis memperkirakan kenaikan suku bunga BOJ berikutnya dapat terjadi paling cepat bulan depan.
Pada periode Juli-September, belanja modal diperkirakan tumbuh 1,5 persen bangkit dari penurunan 0,9 persen pada kuartal sebelumnya. Sebaliknya, konsumsi swasta—yang mencakup lebih dari separuh PDB Jepang—diperkirakan turun 0,2 persen, yang merupakan kontraksi pertama dalam tujuh kuartal terakhir.
Permintaan eksternal neto (ekspor dikurangi impor) diperkirakan mengurangi 0,4 poin persentase dari pertumbuhan PDB, setelah sebelumnya menyumbang 0,5 poin persentase pada kuartal sebelumnya.
Pemerintah akan merilis data awal PDB pada 16 November pukul 08.50 pagi waktu setempat. (Wahyu Dwi Anggoro)