IDXChannel - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan pembangunan 60 balai pelatihan kerja di berbagai daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pemerintah juga bakal menyiapkan program pelatihan bagi 1 juta orang dalam satu tahun dengan pembiayaan penuh, termasuk sertifikasi kompetensi. Perluasan fasilitas pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Kita akan siapkan pelatihan bagi 1 juta orang dalam satu tahun yang ditanggung secara penuh oleh pemerintah, lengkap dengan sertifikasinya," ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).
Menurut Yassierli, peningkatan akses pelatihan perlu diikuti dengan penyesuaian materi dan kompetensi yang diajarkan terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, pelatihan vokasi tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga memperbesar kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan perusahaan.
Untuk mendukung langkah tersebut, Kemnaker mengoptimalkan pemanfaatan data pasar kerja melalui Labor Market Intelligence (LMI) serta memperbarui Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI). Kedua instrumen tersebut digunakan untuk memetakan kebutuhan jabatan dan keterampilan yang diperlukan industri.