Meski demikian, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia akan terus diperkuat hingga akhir tahun melalui jaringan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"Makanya kita punya tim Pengendali inflasi pusat (TPIP), Pengendali inflasi daerah (TPID) itu adalah untuk koordinasi," kata Juda.
"Termasuk itu juga kalau Bank Indonesia kan juga punya cabang di daerah, kantor perwakilan daerah, itu benar-benar melakukan upaya agar Inflasi panjang terkendali," sambungnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, memaparkan bahwa inflasi tahunan September 2026 yang sebesar 3,28 persen berasal dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,74 pada September 2025 menjadi 112,31 pada September 2026.
Realisasi ini sedikit lebih rendah dibanding konsensus pasar yang memproyeksikan inflasi 3,3 persen, namun sedikit meningkat jika disandingkan dengan inflasi Agustus 2026 yang tercatat 3,19 persen.